Contact

No. Telp. & WA : +6287839309261
Facebook : http://www.facebook.com/sari.gunkid
Youtube : https://www.youtube.com/channel/UC-IfoF3aPD9RSGQzU2wJczA
Instagram : sari.gunkid

Senin, 31 Desember 2018

Hasil Seleksi Calon Pengurus Harian Badan Kerjasama Antar Desa ( BKAD ) Kecamatan Patuk Kabupaten Gunungkidul tahun 2019-2022

     Pada bagian ini, saya akan sedikit bercerita tentang akhir dari proses Seleksi Calon Pengurus Harian Badan Kerjasama Antar Desa ( BKAD ) Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul periode 2019 - 2022. Seleksi ini merupakan pengalaman saya yang pertama kali dalam mengikuti suatu seleksi Lamaran Pekerjaan yang ada hubungannya dengan komputer dan pemerintahan.

     Tahap ini adalah tahap akhir dari penyelenggaraan Seleksi Calon Pengurus Harian BKAD Kecamatan Patuk, dimana pada tahap inilah Peserta Seleksi mengetahui hasil akhir/jumlah nilai tes tertulis, komputer dan wawancara. Adapun nilai dan ranking tersebut adalah sebagai berikut :

Nama Pelamar      Desa                 Nilai
1.  Mugi Riyanto    Semoyo            77,2
2.  Aris Susatyo     Patuk                75,66
3.  Juni Putra N     Putat                 74,87
4.  Supranolo         Ngoro-Oro        70,32
5.  Ngatini              Pengkok           62,25
6.  Rumiyati           Nglanggeran    59,97
7.  Bekti Utami       Pengkok           59,75
8.  Sarjiyem            Patuk                55,75
9.  Kasduri              Salam               55,70
10.Nur Akhid          Patuk                48,64
11.Gunawan R       Terbah              44,37
12.Syaicha F N       Patuk               40,00

     Dari keseluruhan nilai tersebut, dipilih 3 ( tiga ) orang dengan ranking tertinggi dan selanjutnya ditetapkan melalui Musyawarah Antar Desa ( MAD ) untuk menjadi Pengurus Harian Badan Kerjasama Antar Desa ( BKAD ) masa jabatan 2019-2022 yang akan disyahkan oleh Bupati Gunungkidul, yaitu :
1. Mugi Riyanto ( Semoyo )
2. Aris Susatyo  ( Patuk     )
3. Juni Putra N   ( Putat     )

     Dengan mengikuti seleksi ini, walaupun belum berhasil terpilih sebagai Pengurus Harian BKAD Kecamatan Patuk tahun 2019 - 2022,  minimalnya saya sudah mempunyai pengalaman, meskipun pengalaman pertama ( kata orang, pengalaman pertama itu begitu mengesankan. 😀😀😀 ) tentang proses seleksi, materi-materi yang digunakan untuk tes, bisa mengukur kemampuan pengetahuan saya saat ini di bidang kelembagaan ini, mendapat tambahan relasi, dll. Selain itu, dengan berbagi pengalaman ini, saya berharap bisa memberikan gambaran atau garis besar tentang proses seleksi Calon Pengurus Harian Badan Kerjasama Antar Desa ( BKAD ), khususnya untuk diri saya pribadi dan umumnya untuk para pembaca sekalian yang berniat mengikuti seleksi Calon Pengurus Harian BKAD di wilayah lainnya maupun pada tahun 2022 nanti. Seperti halnya pepatah " Urip iku urup " yang artinya kurang lebih adalah hidup itu semestinya bisa memberi manfaat untuk orang lain. Entah manfaat itu kecil atau besar, itu adalah urusan Allah SWT. Mohon maaf bila ada salah kata maupun penyusunan kalimat yang kurang tepat, penataan yang kurang rapi karena hanya menggunakan fasilitas handphone dan kekhilafan dalam berbagi pengalaman ini. Akhir kata, semoga tulisan saya ini bermanfaat untuk kita semua. Aamiin.

Minggu, 30 Desember 2018

Materi Tes Tertulis, Komputer dan Wawancara Seleksi Calon Pengurus Harian Badan Kerjasama Antar Desa ( BKAD ) Kecamatan Patuk tahun 2018

     Inilah saat-saat yang paling mendebarkan untuk saya pribadi dalam mengikuti tahap-tahap seleksi Calon Pengurus Harian Badan Kerjasama Antar Desa ( BKAD ) Kecamatan Patuk.  Hari Sabtu, tanggal 29 Desember 2018 di Ruang Rapat Kantor Kecamatan Patuk Kabupaten Gunungkidul, jam 09:45 WIB tes tertulis dimulai dan selesai jam 10:45 WIB. Lembar soal tes tertulis dan lembar jawaban diberikan kepada semua peserta dengan cara ditaruh di atas meja dalam keadaan dibalik. Soal tes berupa pilihan ganda dan kami tinggal memberi tanda " "X" pada huruf yang  dianggap benar.

     Adapun materi-materi soal tes tertulis ini secara garis besar, meliputi :
1. Hal-hal yang ada hubungannya dengan Badan Kerjasama Antar Desa ( BKAD ).
2. Perbedaan antara Pemerintah Desa dan Pemerintahan Desa
3. Administrasi keuangan
4. MAD ( Musyawarah Antar Desa )
5. Pihak-pihak yang berhak menetapkan suatu peraturan
6. Fungsi manajemen atau hal-hal yang termasuk dalam manajemen
7. BUMdes
8. Rencana Pembangunan Jangka Menengah ( RPJM ) dan Rencana Kerja Pemerintah ( RKP ).
9. Penggunaan Prosentase surplus dari UPK yang ada hubungannya dengan BKAD.
10. Pengetahuan umum, misalnya tentang nama Ketua KPK, dll.
11. Berita-berita terbaru, misalnya berita terbaru saat ini yaitu tentang Tsunami di Selat Sunda, tanggal pelaksanaan Pemilu pada tahun 2019, dll.

     Setelah waktunya selesai tes tertulis dan istirahat beberapa saat, kami kembali ke ruangan untuk melaksanakan tes komputer dengan waktu 30 menit. Materinya adalah membuat surat undangan menggunakan MS. Word. Sedangkan untuk Excel yaitu merubah data bulan yang awalnya data tersebut disusun secara horisontal dirubah menjadi vertikal, lalu nama Padukuhan yang semula Vertikal dirubah menjadi horisontal, beserta datanya lalu menjumlahkan.

     Soal tes komputer sebenarnya sangat sederhana, nggak sampai menggunakan rumus "if", "vlookup", dll ( seperti yang sudah saya pelajari untuk persiapan tes komputer ), hanya saja karena saya sudah kebingungan di awal saat menghidupkan laptop windows 10, karena terbiasa pakai windows 7 dan juga terbiasa menggunakan laptop pribadi 😀😀😀, akhirnya untuk tes komputer kehabisan waktu. Tapi untungnya masih bisa menyimpan filenya.

     Setelah selesai tes komputer, semua peserta menunggu di luar ruangan dan Tim Penguji mengoreksi hasil tes komputer semua peserta seleksi. Lumayan lama juga sekalian waktunya untuk Isoma ( Istirahat Sholat Makan ). Tinggal seleksi tahap terakhir, yaitu wawancara. Peserta diwawancara satu per satu. Adapun tes wawancara terdiri dari 5 pertanyaan dan setiap pertanyaan hanya boleh dijawab satu kali. Pertanyaannya secara garis besar adalah sebagai berikut :
1. Nama Camat Patuk, lengkap dengan gelarnya.
2. Nama Kapolsek Patuk, lengkap dengan pangkat, gelarnya.
3. Nama Danramil Koramil Patuk, lengkap dengan pangkatnya.
4. Jumlah desa dan padukuhan di Kecamatan Patuk.
5. Kepanjangan dari " Forkompincam ".

     Itulah secara garis besar tentang materi tes tertulis, komputer, wawancara Seleksi Calon Pengurus Harian BKAD Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul untuk masa jabatan 2019-2022. Peserta Seleksi dengan nilai tertinggi / ranking 1, 2 dan 3 yang dipilih menjadi Bakal Calon Pengurus BKAD Kecamatan Patuk, ditetapkan melalui MAD dan disyahkan oleh Bupati Gunungkidul. Tentang nama dan hasil penilaian, bisa dilihat di sini./ http://www.sarigunkid.com/2018/12/hasil-seleksi-calon-pengurus-harian.html?m=

    

Tes Tertulis, Komputer dan Wawancara Calon Pengurus Harian Badan Kerjasama Antar Daerah ( BKAD ) Kecamatan Patuk Kabupaten Gunungkidul

     Tahap seleksi Calon Pengurus Harian BKAD Kecamatan Patuk Kabupaten Gunungkidul berikutnya adalah tahap penyaringan. Tahap penyaringan ini meliputi tes tertulis, komputer dan wawancara. Pada tahap inilah yang membuat saya pribadi berdebar-debar. 😀😀.  Yuuk...lanjut membaca pengalaman saya ya. 😊

    Pada tanggal 28 Desember 2018 Calon Pengurus Harian BKAD Kecamatan Patuk Kabupaten Gunungkidul yang lolos seleksi berjumlah 12 orang mengambil surat panggilan untuk mengikuti tes tertulis, komputer dan wawancara pada hari Sabtu, tanggal 29 Desember 2018 di Ruang Rapat Kantor Kecamatan Patuk, jam 09:00 sampai dengan selesai. Dalam surat panggilan tersebut berisi lembar surat undangan dan lembar daftar Calon Pengurus Harian BKAD Kecamatan Patuk, baik calon yang lolos seleksi administrasi maupun calon yang tidak lolos seleksi administrasi disertai keterangan lengkap dan hal-hal yang menyebabkan calon tidak lolos seleksi administrasi. Peserta yang lolos seleksi administrasi wajib hadir tepat waktu dan berpakaian rapi.

Hari Sabtu, tanggal 29 Desember 2018 semua Peserta seleksi hadir tepat waktu dan juga berpakaian rapi. Sambil menunggu waktu tes, kami saling berkenalan dan ngobrol. Bahkan kami juga ada yang sudah saling kenal, ada yang teman sekolah dulu. Namanya juga dalam wilayah 1 ( satu ) kecamatan, sehingga sangat wajar bila ada yang sudah saling kenal. Dari peserta tersebut ternyata ada 2 orang peserta yang menjadi Pengurus Harian BKAD Kecamatan Patuk dengan masa jabatan sampai tahun 2018. Mereka memang boleh mengikuti seleksi Calon Pengurus Harian BKAD Kecamatan Patuk dan bisa dipilih menjadi pengurus lagi untuk 1 ( satu ) kali masa bakti berikutnya, sesuai dengan Perbup Nomor 9 tahun 2015. Tiap peserta seleksi melakukan absen kehadiran dan mengambil secara acak nomor urut tempat duduk.

     Jam 09:15 kami memasuki Ruang Rapat Kantor Kecamatan Patuk sesuai dengan nomor urut masing-masing. Saya mendapat nomor urut 8. Tim Panitia Seleksi memperkenalkan diri dan menjelaskan peraturan selama mengikuti tes. Dilanjutkan perkenalan dari Tim Penguji dan tambahan peraturan dalam mengikuti tes. Penjelasan-penjelasan tersebut antara lain :
1. Tim Panitia Seleksi dan Tim Penguji bersifat netral, tidak menguntungkan salah satu peserta seleksi.
2. Soal ujian dibuat 1 hari sebelum jadwal tes dan dijamin soal ujian aman ( tidak bocor ).
3. Semua tas peserta harus di taruh di bawah dan hanya ada pulpen di atas meja.
4. Penghitungan bobot nilai yaitu 60% untuk tes tertulis, 30% untuk komputer dan 10% untuk wawancara.
5. Waktu untuk tes tertulis adalah 60 menit dengan jumlah 60 soal. Tes komputer waktunya 30 menit untuk 2 soal yaitu MS. Word dan Excel.
6. Handphone tidak boleh ada di atas meja ( harus disimpan ).
7. Komputer yang digunakan untuk ujian adalah berupa laptop, meminjam milik salah satu lembaga pendidikan yang ada di kecamatan Patuk dan sudah dicoba semua dalam keadaan sama.
8. Hasil ujian komputer berupa File MS. Word dan EXcel disimpan dalam 1 ( satu ) folder sesuai nama masing-masing peserta.
9. Soal tes tertulis dan komputer masih berada dalam amplop tertutup, sebelum tes dimulai.
Mengenai materi ujian, bisa dilihat di sini. / http://www.sarigunkid.com/2018/12/materi-tes-tertulis-komputer-dan.html?m=1

Penelitian Persyaratan Administrasi Bakal Calon Pengurus Harian Badan Kerjasama Antar Desa ( BKAD ) Kecamatan Patuk

     Di sini saya akan melanjutkan pengalaman saya dalam mengikuti Seleksi Calon Pengurus Harian BKAD Kecamatan Patuk Kabupaten Gunungkidul.

     Dalam rangka seleksi Calon Pengurus BKAD Kabupaten Patuk Kabupaten Gunungkidul yang diselenggarakan pada tanggal 17 Desember 2018 - 31 Desember 2018, setiap Calon Pengurus Harian BKAD  harus melalui beberapa tahapan seleksi.

     Tahapan pertama tentang persyaratan Calon Pengurus Harian BKAD Kecamatan Patuk Kabupaten Gunungkidul yang sudah saya tuliskan sebelumnya, bisa di lihat di sini. /http://www.sarigunkid.com/2018/12/seleksi-calon-pengurus-harian-bkad.html?m=1 . Tanggal 27 Desember 2018 berkas lamaran tersebut diteliti oleh Panitia Seleksi, lalu ditetapkan dalam Berita Acara. Dari 11 Desa dan 72 Padukuhan di Kecamatan Patuk, ada 19 orang yang mendaftarkan diri untuk mengikuti Seleksi Calon Pengurus BKAD Kecamatan Patuk Kabupaten Gunungkidul tahun 2019 - 2022. Hasil dari penelitian berkas lamaran tersebut menyatakan bahwa 12 orang lolos seleksi administrasi dan 7 orang tidak lolos seleksi.

     Nach, dari hasil penelitian berkas lamaran tersebut, 12 orang adalah yang berkasnya lengkap, sedangkan 7 orang lainnya yang tidak lolos seleksi karena disebabkan oleh beberapa hal sebagai berikut :
1. Ada yang surat Lamaran ditujukan kepada BKAD. Seharusnya surat Lamaran ditujukan kepada Panitia Seleksi Calon Pengurus Harian BKAD.
2. Ada yang surat Lamarannya diketik, padahal seharusnya ditulis dengan tinta hitam ( nggak boleh warna lain, apalagi diketik ).
3. Ada yang tidak mempunyai SIM C, sedangkan dari awal sudah dijelaskan bahwa Calon Pengurus Harian BKAD harus mempunyai SIM C.
4. Ada yang karena usianya tidak memenuhi syarat. Ketentuan usia yaitu 25-60 tahun.
5. Legalisir KTP atau KK  maupun KTP dan KK tidak ada. Sedangkan persyaratannya adalah Fotocopy KTP dan KK yang masih berlaku dan dilegalisir.
6. Ada yang karena Fotocopy KTP dilegalisir oleh Kepala Desa. Padahal yang berhak melegalisirnya adalah dari Kecamatan Patuk.

     Itulah beberapa hal yang menyebabkan Calon Pengurus Harian BKAD Kecamatan Patuk tidak lolos seleksi administrasi. Dari kegagalan tersebut, kita bisa memetik pembelajaran bahwa bila kita ingin mengajukan Surat Lamaran, sejak awal harus dipahami persyaratannya dan berkas-berkas yang akan dilampirkan harus diteliti lagi sebelum diserahkan ke pihak yang berhak menerima Surat Lamaran tersebut, dalam hal ini adalah Panitia Seleksi Calon Pengurus Harian BKAD Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul tahun 2019-2022. Untuk tahapan penyaringan bisa dilihat di sini./ http://www.sarigunkid.com/2018/12/tes-tertulis-komputer-dan-wawancara.html?m=1

Sabtu, 29 Desember 2018

Seleksi Calon Pengurus Harian BKAD Kecamatan Patuk

     Saya ingin berbagi pengalaman dalam mengikuti seleksi Calon Pengurus Harian BKAD ( Badan Kerjasama Antar Desa ) Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul. Dengan harapan semoga pengalaman saya ini bermanfaat bagi yang ingin mendaftarkan diri untuk mengikuti Seleksi Calon Pengurus Harian BKAD ( Badan Kerjasama Antar Desa ), walaupun memang bisa jadi tidak sama mengenai persyaratannya antara daerah satu dengan lainnya. Hanya saja, semoga dengan pengalaman saya ini, bisa memberikan gambaran atau garis besar tentang persyaratan Calon Peserta Seleksi maupun proses seleksi dan penyaringan ( tes seleksi ).

     Awalnya saya mengetahui informasi tentang akan diadakannya Seleksi Calon Pengurus Harian BKAD di Kecamatan Patuk melalui grup Whatsapp RT, pada tanggal 17 Desember 2018. Penyelenggaraan Seleksi tersebut dari tanggal 17-31 Desember 2018, tapi pendaftarannya hanya sampai tanggal 26 Desember 2018. Saya membaca dengan seksama tentang persyaratan Calon Peserta seleksi. Dalam hati, " Insya Allah bisa memenuhi persyaratannya nich " 😊.
Adapun persyaratannya yaitu :
Warga Negara Republik Indonesia penduduk Kecamatan Patuk Kabupaten Gunungkidul, dengan syarat-syarat sebagai berikut :
a. Berumur minimal 25 tahun, maksimal 60 tahun terhitung sejak tanggal pendaftaran.
b. Sehat jasmani dan rohani
c. Berijazah paling rendah  SLTA atau yang sederajat
d. Mendapat rekomendasi dari Kepala Desa setempat
e. Penduduk desa di Kecamatan Patuk Kabupaten Gunungkidul, dibuktikan fotocopy KTP dan Kartu Keluarga yang masih berlaku dan dilegalisir.
f. Pas foto berwarna terbaru ukuran 4x6 sebanyak 2 lembar
g. Bisa mengendarai sepeda motor dan memiliki SIM C.

Semua  berkas persyaratan tersebut dilampirkan dalam surat Permohonan yang ditulis dengan tinta hitam dan ditujukan kepada Ketua Panitia Seleksi Calon Pengurus Harian BKAD dan diserahkan di Sekretariat Panita atau di Kantor BKAD Kecamatan Patuk. Semua berkas dimasukkan ke dalam stofmap warna merah untuk laki-laki dan warna kuning untuk perempuan.

Persyaratannya kurang lebih sama khan dengan persyaratan pada umumnya? Nach...berhubung saya lama nggak menggunakan MS. Word dan Excel, dan juga belum mengetahui apa itu BKAD, makanya sengaja mengambil libur beberapa hari nggak jualan, untuk mempelajari, memahami tentang BKAD dengan cara browsing di internet dari segala sumber dan juga bertanya langsung kepada orang-orang yang pernah atau sedang melakukan kegiatan yang ada hubungannya dengan BKAD dan pengetahuan umum tentang Kecamatan Patuk. Usaha yang lumayan keras juga untuk mempelajarinya dari berbagai sumber. Tapi saya suka, karena ini merupakan sebuah tantangan baru untuk mengetahui sesuatu yang sebelumnya belum tahu sama sekali, nol besar. 😀. Tentang dasar-dasar MS. Word dan Excel sudah bisa, sehingga tinggal memperdalam lagi, seperti belajar bagaimana mengetik Surat Keputusan dalam MS. Word dan menggunakan rumus-rumus "Sum", "IF", "VLOOKUP" dan lain-lain. Senang juga mempelajari ini dari internet. Jadi tambah pengetahuan dan wawasan dech 😀😀.

Tentang seleksi penelitian persyaratan administrasi bisa dilihat di sini. /
http://www.sarigunkid.com/2018/12/penelitian-persyaratan-administrasi.html?m=1

Minggu, 21 Januari 2018

Balik Nama BPKB Motor Dalam Satu Kabupaten

Disini saya hanya ingin bercerita tentang pengalaman saya dalam mengurus Balik Nama Kendaraan masih dalam satu wilayah kabupaten sekaligus perpanjangan STNK ( membayar pajak bulanan ).

Banyaknya kebutuhan hidup yang harus dipenuhi dan dijalani dengan menggunakan alat transportasi yang cepat, maka setahun yang lalu saya membeli motor second di salah satu showroom di Wonosari, Gunungkidul. Atas saran seorang sahabat yang mengantarkan saya, maka jatuhlah pilihan motor Honda Revo 2014 milik warga Ponjong Gunungkidul yang baru saja pajaknya dibayar, plat motor juga masih lama, sampai tahun 2020, kondisi masih bagus ( tidak lecet ). Motor itu saya beri nama Si Oi. Namanya juga motor second dan saya ingin lebih nyaman dalam mengendarainya, lalu ada beberapa sparepart yang diganti sekalian service. Sampai saat ini sudah setahun Si Oi menemani perjalanan saya.

Sebagai warga yang baik, tentunya kita semua ingin ikut serta taat dalam membayar pajak. Termasuk saya yang juga sudah jatuh tempo untuk membayar pajak Si Oi. Setelah browsing dan bertanya ke suami, suatu hari saya ke Samsat untuk membayar pajak motor. Tapi kok ya saya nggak browsing dulu tentang jam kerja Samsat yang ternyata jam 13:00 sudah tutup/tidak melakukan pelayanan lagi. Dari Samsat Gunungkidul lalu saya mampir ke showroom waktu membeli motor dulu untuk bertanya apakah bisa membantu membayarkan pajak sekaligus balik nama. Pihak showroom bisa membantu untuk hal itu dengan biaya sekian ratus ribu ( tidak perlu saya tulis. 😊 ). Lalu saya pulang untuk berdiskusi dengan suami. Akhirnya kami sepakat untuk mengurus sendiri Balik Nama sekaligus perpanjangan STNK.

Salah satu syarat untuk perpanjangan STNK adalah menggunakan KTP/Kartu Keluarga/SIM asli dari nama asli yang tertera dalam STNK. Saya penasaran, walaupun tanpa KTP Asli nama dalam STNK karena memang hanya dilampiri fotocopy KTP saat pembelian, maka keesokan harinya saya ke Samsat Online di BPD Piyungan. Sampai sana menaruh berkas dalam kotak antrian. Menunggu sebentar sambil membaca persyaratan dan jam buka pelayanan. Tibalah nama dalam STNK tersebut dipanggil. Lalu saya ditanyain KTP/KK/SIM yang asli. Yach...nggak ada dech. Akhirnya belum jadi perpanjangan STNK. Pulang membawa pengetahuan.

Malamnya saya dan suami pergi ke Ponjong untuk mencari orang yang namanya tertera dalam STNK. Tidak mengalami kesulitan dalam pencarian karena suami sudah pernah datang ke daerah tersebut. Sampai di sana, menurut keterangan tetangganya, orang yang bersangkutan tinggal di Yogyakarta. Untung mereka ada no.telponnya. Lalu saya telpon dan katanya KTP yang asli hilang. Harus menggunakan KTP/KK/SIM asli saat membayar kendaraan. Inilah salah satu kendala saat mau membayar pajak kendaraan second.

Hari Sabtu, tanggal 6 Januari 2018 diantar suami, kami ke Polres Gunungkidul untuk mengurus Balik Nama Kendaraan. Berikut ini adalah langkah-langkah mengurus Balik Nama Kendaraan yang lingkupnya masih dalam satu kabupaten berdasarkan pengalaman saya.

1. Datang ke Polres bagian BPKB dengan membawa syarat KTP, STNK, BPKB, kwitansi pembelian asli dan semua persyaratan difotocopy. Taruh kendaraan dekat dengan ruang BPKB utk mempermudah cek fisik.
( Bila belum difotocopy, bisa fotocopy di sebelah timur ruang BPKB ). Serahkan persyaratan di bagian informasi. Tunggu panggilan untuk pelayanan BPKB. Jadwal pelayanan pendaftaran BPKB setiap Senin-Kamis jam 08:00-12:00 wib sedangkan hari Jum'at-Sabtu jam 08:00-10:00.

Adapun mekanisme pelayanan mutasi BPKB berdasarkan yang tercantun di papan dalam ruang tunggu adalah sebagai berikut :
Pendaftaran 3 menit - cek fisik 10 menit - penelitian berkas 10 menit - cross cek daerah asal 10 menit - verifikasi pimpinan 15 menit - berkas proses di Samsat dan atau registrasi 3 menit - penulisan BPKB 5 menit - penandatanganan BPKB 10 menit dan pengarsipan dokumen - penyerahan BPKB. Waktu penyelesaian 2 x 24 jam.

2. Panggilan ke loket 2 untuk melakukan pembayaran biaya registrasi Rp.80.000,- dan biaya cek fisik kendaraan Rp.40.000,-.

3. Setelah itu ke bagian BRI utk membayar pajak motor (Si Oi Rp.225.000,- ).

4. Kwitansi dari BRI dibawa ke loket 2. Ambil berkas lalu berkas tersebut dibawa ke Samsat.

5. Di kantor Samsat berkas dimasukkan ke bagian belakang untuk registrasi lalu ke loket 1 di bagian depan dan penyerahan berkas.

6. Ambil no.antrian sekalian membayar Rp.100.000,-.

7. Lalu membayar Rp.270.000,- katanya untuk pajak setahun ke depan.

Total biaya Rp.80.000,- + Rp.40.000,- + Rp.225.000,- + Rp.100.000,- + Rp.270.000,- =Rp.715.000,-

Walaupun agak sedikit repot, bila kita membeli kendaraan second memang lebih baik segera Balik Nama agar dikemudian hari tidak mengalami ksulitan saat pembayaran pajak.

Selasa, 04 Juli 2017

Perjalanan Dari Awal

Kehidupan di Indonesia kembali saya jalani mulai tanggal 5 desember 2016 setelah sekian lama hidup di perantauan, terutama di Hong Kong. Kehidupan di Hong Kong yang memberi banyak pengetahuan, pengalaman, pembelajaran yang sangat berarti untuk kehidupan.

Mulai tanggal tersebut, saya kembali menyatu dengan alam desa tanah kelahiran. Lalu pada tanggal 13 Pebruari 2017 saya memulai usaha warung Bakso Telo & Soto Bacem SS yang beralamat di Jalan Yogyakarta-Wonosari Km.18, Patuk, Gunungkidul ( Barat Polsek Patuk ). Setelah itu menyusul usaha Dawet Hitam yang dikelola oleh calon suami.

Hari terus berlalu dengan kesibukan berentrepreneur, keluarga, masyarakat dan komunitas. Berada di zona bebas, bukan zona nyaman lagi itu memang membutuhkan perjuangan yang lebih kuat lagi. Namun di sisi lain bisa menikmati kebebasan tanpa tekanan, kebahagiaan yang luar biasa karena bisa dekat dengan keluarga, bisa membimbing dan mendampingi anak secara langsung.

Untuk menyempurnakan kehidupan, alkhamdulillah pada hari jum'at, 8 september 2017 bertepatan dengan 17 zulhijjah 1438H akad nikah telah kami laksanakan di KUA Kecamatan Patuk. Saya menikah dengan mas Marwadi ( FB Sastro Wardi ) yang selama ini memang telah menjalin hubungan dengan komitmen untuk membangun rumah tangga dalam ikatan pernikahan. Adapun maharnya berupa uang tunai Rp.891.700,-. Lengkap sudah kehidupan yang kami jalani. Dari pernikahan ini diharapkan segera mendapat momongan dan semakin dimudahkan urusan rezeki, semakin laris barokah usaha yang kami jalankan. Juga bisa menjadi keluarga sakinah mawadah warrahmah. Aamiin.